Kenapa kita harus merayakan Kegagalan menurut Jeff Bezos

Pendapat Jeff Bezos mengenai kapan kita sebaiknya merayakan kegagalan dan kapan kita menyesalkan mengenai kegagalan itu.

Kalau ada satu hal yang setiap entrepreneur sukses selalu setuju itu mereka suka banget (selain baca buku) adalah mengakui kegagalan itu adalah kebutuhan untuk menciptakan sesuatu yang baru maupun berpotensi ada manfaat jangka panjang. Mau itu Richard Branson, Elon Musk maupun Jeff Bezos akan mengatakan bahwa kita sebaiknya nyaman (ikhlas) dengan kegagalan sehingga kita bisa mencapai lebih banyak lagi.

Ada satu pesan dari Jeff Bezos yang mengatakan “kalau ukuran kegagalanmu tidak bertambah; berarti kamu tidak akan investasi (waktu dan usahamu) untuk sesuatu yang bisa memberikan manfaat signifikan ke bisnismu

Kegagalan itu adalah hal penting terutama dalam berinovasi, ya contohnya produk “post it” atau “viagra” yang merupakan produk gagal namun jadi inovasi. Tapi balik ke judul tadi, kita harus rayakan atau celebrate failure tapi kita pilih pilih juga karena ada 2 macam kegagalan dan hanya 1 yang seharusnya kita banggakan.

Kegagalan yang baik vs yang jelek (tidak baik)

Entrepreneur mencoba seimbangkan antara ketakutan mereka akan kegagalan dengan skala ambisi mereka. Jeff Bezos menggali lebih dalam mengenai bagaimana startup bahwa Anda harus menerima datangnya kegagalan dan berpendapat bahwa sebenarnya ada batasan yang jelas tentang mana gagal yang harus dirayakan dan mana yang harus disesali.

Menurut Bezos ada 2 macam kegagalan: Experimental Failure di mana itu adalah yang kita harusnya banggakan karena kita ambil resiko untuk memajukan atau mengembangkan bisnis kita; namun ada juga Operational Failure di mana ini gagal karena dilakukan dengan tidak benar.

Contoh dari Amazon menurut Jeff Bezos adalah mengenai ratusan fulfillment center Amazon yang sudah mereka bangun dan sudah paham bagaimana melakukannya; namun saat expansion malah menjadi malapetaka padahal sudah biasa dilakukan, itu menjadi bad execution dan bukan good failure atau kegagalan yang baik.

Expand ke area baru saat kita sudah paham HOW nya dan dieksekjusi dengan tepat, seharusnya tidak ada resiko tinggi. Maka dari itu kalau kita screw up apa yang kita lakukan padahal sudah biasa dilakukan, apakah sebaiknya dirayakan? ya tentu tidak.

Bottom line, kalau kita develop produk baru ataupun layanan baru yang bisa dibilang sebagai experiment lalu tidak berhasil ya tidak apa apa, karena itulah yang disebut sebagai good failure karena tujuannya kita ingin mendapatkan inovasi dan mungkin kita tidak 100% paham bagaimana melakukannya. Beda dengan operational failure tadi.

Jadi tolong diingat dan ditelaah, kalau kita berexperimen dengan sesuatu yang kita belum 100% atau hal yang kita kembangkan dari yang kita sudah paham namun executionnya tidak sesuai, janganlah kita terlalu menyalahkan diri karena itu bagian dari visi pengembangan bisnis. Tanyakan ke diri kita apakah kita melakukan sesuatu yang benar benar baru dan sudah paham resiko gagalnya? Bila iya, itu kesempatan bagus untuk kita pelajari apa penyebab gagalnya, bukan menyesal atau marah marah dengan team. Rayakan hal itu dan appreciate kontribusi team kita karena ikutan melakukannyta,

Hindari merasa tidak ada kemenangan dalam kegagalan. Ketika Anda gagal dalam sesuatu yang seharusnya dapat diketahui dan dapat dilakukan dengan pandangan ke depan dan usaha, Anda baru saja mengacaukannya. Respons yang tepat bukanlah mengabaikan kegagalan sebagai harga dari keberanian dalam bisnis, tetapi merasakan sakitnya kegagalan dan membiarkannya Anda untuk melakukan yang lebih baik di lain waktu.

Share your love
Facebook
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *